Lagu Batak Sedih Borhat Ma Dainang + Lirik Indonesia Viktor Hutabarat (Batak Song) - Free MP3 & Video Download

Click on the "Convert & Download Video + MP3" button to start the video conversion. After the video conversion is finished, you can download the converted video in the formats MP4 or 3GP (for mobile phones) or you can download the converted audio as a MP3 music file. This online service is completely for free.

Description on YouTube:

Kanal ini dikhuskan kepada mereka pecinta musik Batak, baik itu orang Batak sendiri atau non-Batak, yang terkadang menyukai lagu dan iramanya, tetapi tidak mengerti artinya. Semoga generasi Batak bisa mengerti bahasa leluhurnya, dan yang non-Batak, bisalah dikit2 belajar bahasa Batak... hehehe... horasss...!!! Sejarah tentang lagu Borhat Ma Dainang, sebagaimana dikutip dari laman www.rumametmet.com Mungkin dalam komunitas Batak, kesedihan yang berhasil ditimbulkan saat penyampaian ulos (selimut tradisional batak) kepada sang pengantin hanya bisa dikalahkan oleh ritus penyampaian ulos tujung atau kain tudung di peristiwa kematian. Yaitu ulos bernama sibolang dan berwarna biru gelap yang ditudungkan ke kepala seorang yang kematian suami atau istri sebagai tanda resmi menjadi janda/ dua. (Catatan: jaman dahulu di beberapa daerah raja-raja yang selalu punya istri lebih dari satu menolak menerima ulos tujung). Namun jika ulos pengantin diiringi lengkingan menyayat lagu Borhat ma Dainang, maka penyampaian ulos tujung disambut spontan lolongan tangis si janda dan kerabatnya. Tingkat kesedihannya mirip juga dengan ritus perpisahan di pelabuhan Belawan atau Tanjung Priuk saat KM Koan Maru atau Tampomas hendak berlayar. Sebab itu di pesta perkawinan, bukan hanya si ayah atau si ibu pengantin saja berlinangan air mata, tetapi juga semua kerabat dan undangan, bahkan raja-raja parhata yang dua kali seminggu menghadiri peristiwa serupa dengan suguhan menu khusus bir, acapkali juga tidak bisa menahan matanya agar tidak berkaca-kaca. Mengapa bisa? Menurut penulis mungkin lagu Borhat ma Dainang ini di bawah sadar mengingatkan komunitas Batak kepada masa lalu kaum atau puak-nya dimana pesta perkawinan, terutama dari perspektif perempuan, seringkali sulit dibedakan sebagai puncak kebahagiaan atau justru awal kesengsaraan. Di masa lalu perkawinan bukanlah pilihan tetapi kewajiban. Pasangan hidup juga bukan pilihan pribadi yang bebas, diseleksi lewat masa berpacaran yang indah, tetapi seringkali ketetapan orangtua atau “nasib” yang tidak terelakkan. Jaman itu seorang perempuan yang kawin atau menikah biasanya harus pergi meninggalkan rumah dan kampung marga orangtuanya untuk selanjutnya tinggal di kampung marga suaminya yang jauh dibalik gunung-gunung, dimana sering tak seorang pun dikenal-mengenalnya di sana. Sementara itu penghargaan kepada perempuan sangatlah rendah. Perempuan masih dianggap sebagai objek, manusia kelas dua, alat dan mesin serba guna (pengelola rumah tangga, penerus keturunan, pekerja ladang dan pemuas nafsu seks). Dia mudah sekali menjadi korban kekerasan di rumahnya sendiri dan oleh suaminya sendiri dan dengan alasan tertentu bisa diceraikan atau dikembalikan (dipaulak) ke rumah orangtuanya sebagai janda. Sebab itu perkawinan logis sekali jika dihayati sebagai kehilangan rasa aman dan nyaman. (Perlu perjuangan berat kelak untuk mendapatkan kembali rasa aman itu.) Dalam konteks di atas tentu saja pesta perkawinan (bagi perempuan) adalah momen kesedihan atau “takdir” (bagian, jambar, turpuk) yang tidak bisa ditolak. Adat Batak dari dulu-dulu sampai sekarang menganggap perkawinan adalah perundingan dua marga sehubungan dengan serah-terima seorang perempuan dari marga ayahnya kepada marga suaminya. Sentrum atau pusat pesta adat pernikahan sebab itu bukanlah pengantin tetapi para laki-laki mewakili dua marga yang duduk berhadap-hadapan melakukan perundingan itu, merekalah yang sekarang kerap disebut raja parhata. (Jaman dahulu pengantin disembunyikan dalam rumah ditemani kawan-kawannya jauh dari orang banyak, sementara sekarang dipajang di panggung). Walaupun banyak puak Batak mengingkarinya, namun sulit ditampik bahwa perundingan itu mirip dengan transaksi jual-beli dengan tawar-menawar harga di sana-sini. Istilah-istilah kunci dalam perundingan perkawinan itu adalah gadis (jual), tuhor (beli, harga), pangoli (pembeli), nanioli (yang dibeli), sinamot (pendapatan), upa tulang (komisi paman). Istilah-istilah itu masih dipertahankan sampai sekarang dan pengamatan penulis kayaknya juga belum mengalami perubahan makna secara signifikan. Mengingat semua hal di atas wajarlah kalau jaman dahulu di kampung, si pengantin perempuan menangis, terutama saat dia diantar oleh kawan-kawan gadisnya ke batas kampung meninggalkan tanah kelahirannya untuk pergi ke dunia asing yang tak terperi. (Dulu konon di kawasan Angkola ada tradisi pengantin perempuan yang baru menikah akan menyanyikan lagu andung-andung atau ratapan saat hendak pergi meninggalkan kampungnya, yang isi pantunnya seakan-akan menyesali ibunya yang “tega” menjualnya demi mendapatkan uang mahar atau sinamot).

DMCA: Are you the owner of this convertable material and do you want to disable the conversion of your media on clip.dj? Then you can request a conversion block for this video.

Convert and download similar videos like "Lagu Batak Sedih Borhat Ma Dainang + Lirik Indonesia Viktor Hutabarat" to 3GP, MP4 or MP3 for free (10)

4:51
Lagu Batak Tangiang Ni Dainang + Lirik Indonesia Viktor Hutabarat (Batak Song) - Free MP3 & Video Download

Ada yang tahu spesifik arti dari "penggeng saor matua"?

El Nelson Goerning
100,250 hits
Convert & Download Video + MP3
4:59
BORHAT MA DAINANG - Victor Hutabarat (Karaoke) - Free MP3 & Video Download

Lirik Lagu Batak: BORHAT MA DAINANG Victor Hutabarat Borhat Ma Dainang Tubuan Laklak Ho Inang Tubu Sikkoru Borhat Ma ...

YuKitaNyanyi
4,064 hits
Convert & Download Video + MP3
5:05
Lagu Batak Boru Panggoaran + Lirik Indonesia Victor Hutabarat (Batak Song) - Free MP3 & Video Download

Kanal ini dikhususkan kepada mereka pecinta musik batak, baik itu orang batak sendiri atau non-batak, yang terkadang ...

El Nelson Goerning
172,688 hits
Convert & Download Video + MP3
7:32
Borhat Ma Dainang - Free MP3 & Video Download

My mom sings Borhat Ma Dainang for me on my wedding day. This is kind of emotional moment and the point of the wedding in ...

Yolanda Simamora
230,097 hits
Convert & Download Video + MP3
4:46
Borhat Ma Dainang ( Ulos Hela ) - Free MP3 & Video Download

Pesta Perkawinan & Pesta Adat Richard Hendri A. Silaen dengan Jenni Anna Debora br Sitanggang, SH. Bertempat di Gedung ...

richard hendri
162,959 hits
Convert & Download Video + MP3
4:43
Victor Hutabarat - Borhat Ma Dainang (Official Music Video) - Free MP3 & Video Download

Victor Hutabarat - Borhat Ma Dainang @2013 Virgo Multi Cipta Dapatkan lagunya hanya di iTunes: http://smarturl.it/VictoriTunes ...

VMC Entertainment
90,140 hits
Convert & Download Video + MP3
3:32
lagu Batak-BORHAT MA DAINANG -The Wedding Janter & Listi - Free MP3 & Video Download

HAPPY 3rd monthversary J&L****====***** Pesta Adat Pernikahan Batak,11 januari 2016 di Gereja Anselmus Si tao-tao Samosir ...

Janter Naibaho
11,405 hits
Convert & Download Video + MP3
4:35
Charles Simbolon & Rani Simbolon - Borhat Ma Dainang - Free MP3 & Video Download

Follow Satya Twitter : https://twitter.com/Satya4497 Facebook Account : https://www.facebook.com/Satya4497 Pinterest ...

Satya YoshuaVEVO
4,419 hits
Convert & Download Video + MP3
Back to Results

    clip.dj is an easy online tool to convert videos from YouTube videos to MP3 music or MP4 video files. Important: You must agree to our terms of service before using this web application.

    How it works: Go to YouTube and find a video you want to download, copy its URL (something like http://www.youtube.com/watch?v=MkviQTo67FM) into the text field at the top of this page or enter some keywords for what you're looking for and press "Search".


    clip.dj bookmarklet: clip.dj

    Drag the bookmarklet above to your browser toolbar, so you can download your MP3s and MP4s fast and comfortly by pressing on this bookmarklet whenever you're browsing YouTube.

    Loading...